Mengapa Sajak Lagu Berirama Harus Dipelajari

  • Lagu Anak
  • May 2, 2013 11:11 am
  • Blog

Mengapa Sajak Lagu Berirama Harus DiPelajari?

Ada bukti kuat yang menyatakan bahwa pembelajaran lagu berirama, nyanyian dan puisi serta sajak lagu dapat mengembangkan kesadaran linguistik dan keterampilan membaca. Fakta lain mengemukakan bahwa kesadaran linguistik adalah salah satu faktor yang berperan dalam kesuksesan anak-anak untuk membaca dengan baik.

Mempelajari rima dan puisi adalah hal yang menyenangkan, keduanya membawa keaktifan dan menciptakan kesadaran fonemis (fonemis adalah kemampuan untuk mendengar suara seperti getaran dan kemudian dapat membedakan satu dengan yang lainnya dalam bahasa) – saat ini fonemis telah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kemampuan membaca.

Anak-anak akan merasakan kegembiraan ketika dikenalkan pada puisi baru, dan tidak lama kemudian mereka akan mengikuti ritme dan pola yang ada dalam puisi tersebut. Anak-anak sangat cepat mengamati sebuah pola dan kemudian mengikutinya.

Bagaimana Mengajarkan Anak-Anak Untuk Belajar Sajak Lagu Berirama

Tidak ada langkah yang sulit untuk memulai mengajarkan anak-anak tentang sajak lagu berirama karena kebanyakan dari sajak-sajak tersebut dipenuhi oleh khayalan yang tentunya meningkatkan rasa ingin tahu sang anak. Anak-anak akan membuat dunia imajinasinya sendiri sehingga mereka dapat menjadi kreatif dan aktif bermain. Saat mereka ingin tahu, mengenalkan mereka pada cerita-cerita kreatif seperti Naik Delman adalah langkah yang tepat untuk menstimulasi perkembangan otaknya. Saat itu juga, anak-anak akan terpesona dengan keindahan alam dan ingin mempelajari lebih dalam lagi tentang sajak lagu berirama. Intinya, lagu anak-anak berirama sangat menyenangkan untuk dipelajari sebagai aktifitas anak sebelum mereka dapat membaca.

Langkah-Langkah Yang Diperlukan Dalam Mengenalkan Lagu Berirama

  1. Mulailah dengan lagu yang sederhana dan tidak terlalu panjang, seperti Satu Satu Aku Sayang Ibu dan mintalah anak anda untuk mengulangi setiap kalimat yang telah anda katakan. Dengan meningkatnya kemampuan anak untuk mengulangi kalimat berirama, minta mereka untuk mengatakan apa yang telah mereka ketahui.
  2. Berikan pujian kepada buah hati anda walaupun mereka hanya dapat mengingat sedikit dari lirik lagu keseluruhan. Mungkin orang tua harus mengulanginya berkali-kali agar sang anak dapat menghafal rima lagu tersebut tanpa bantuan siapapun.
  3. Ulangi kata-kata berirama sehingga anak anda tahu bahwa anda ingin anak anda focus pada rima tersebut. Misalnya, dalam “Satu Satu Aku Sayang Ibu”, tekankan pada kata “Satu Satu” dan “Ibu”. Minta anak anda untuk mengatakannya dengan benar sesuai seperti yang anda katakan, dengan itu anak anda akan mengerti bahwa lagu tersebut berirama.
  4. Tanyakan juga pada anak anda kata-kata apa lagi yang berirama sama dengan “Satu” dan “Ibu”. Ini akan menstimulasi anak anda mencari kata-kata yang berakhiran dengan “u” seperti “baru”.
  5. Jangan mencegah anak anda jika mereka mendramatisasi lagu tersebut secara berlebihan. Biarkan anak-anak berkreatifitas sepuas-puasnya dalam menyanyikan lagu favoritnya. Gunakan mainan seperti boneka untuk memancing kesenangan mereka ke level yang lebih tinggi.

Tinggalkan Pesan