Cerita Tentang Asal Mula ‘Mother Goose’

  • Lagu Anak
  • May 5, 2013 1:47 pm
  • Blog

Cerita Asal Mula ‘Mother Goose’

Ada banyak cerita yang dapat ditemukan dari koleksi Mother Goose atau kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya ‘Ibu Angsa’. Kebanyakan cerita tersebut bermula dari sejarah di mana anak-anak di masa lampau diceritakan tentang legenda rakyat pada masa itu. Publikasi koleksi sajak berirama pertama berawal pada tahun 1744, di mana sajak berirama yang menggunakan istilah ‘Mother Goose’ bisa ditelusuri hingga tahun 1780. Ada juga cerita koleksi yang berjudul ‘Mother Goose’s Tale’ yang dicetak dipublikasikan pada tahun 1729! Istilah “Mother Goose” menjadi sangat diminati di kalangan penerbit, pencetak, dan orang kebanyakan. Setelahnya, banyak ilustrasi yang bermunculan menggambarkan sosok ‘Mother Goose’ sebagai seekor burung bagau atau penyihir.

Perancis Dihargai Sebagai Negara yang Menemukan Istilah ‘Mother Goose’

Jika ditelusuri untuk seorang ‘Mother Goose’ yang nyata, adalah seorang wanita bangsawan bernama Bertrada II dari Laon yang pada tahun 740 menikahi Pepin the Short, Raja dari Franks, dan dalam 2 tahun kemudian, dia mempunyai anak laki-laki Charles, kependekan dari Charlemagne, yang dikenal orang sebagai penemu kerajaan Roma. Bertrada mempunyai peran penting sebagai penjaga anak-anak dan bertindak sebagai pengajar utama anak laki-lakinya. Dia juga sering dikenal sebagai Berte aux grand pied atau Bertha Goosefoot.
Ini adalah cerita awal tentang peranan Betrada dan pada abad ke tujuh belas dia dikenal sebagai karakter mitos bernama ‘Mother Goose’ yang suka menceritakan cerita-cerita mengagumkan pada anak-anak oleh rakyat dan bangsawan Perancis. Beberapa cerita tersebut sudah dicetak pada awal tahun 1637 di ceita Italia Giambattista Basile yang berjudul The Pentamerone; Ada juga koleksi lain yang dimiliki oleh seorang berkebangsaan Italia bernama Giovanni Fracesco Straparola, yang menulis 73 cerita rakyat yang dikoleksi dalam Facetious Nights (1550-1554). Cerita dari Giovanni Francesco Straparola digunakan sebagai sumber dari pertunjukan Moliere dan Shakespeare.

Pada tahun 1697, seorang Perancis bernama Charles Peerault mempublikasikan sebuah adikarya yang memuat 8 cerita rakyat terkenal,termasuk diantaranya cerita ‘Sleeping Beauty’ atau Putri Tidur, ‘Cinderella’ dan ‘Little Red Riding Hood’ atau Si Gadis Berkerudung Merah. Buku tersebut diberi judul “Sejarah dan Cerita dari Masa Lampau, Dengan Moral”. Bab pembuka atau judul halamannya diawali oleh kata “Contes de ma mere l’Oye” yang berarti “Cerita dari Mother Goose”. Tetapi tidak ada satupun kata-kata berima yang terdapat di sana yang ada hubungannya dengan ‘Mother Goose’, di mana sebagian porsi besarnya berasal dari Inggris. Ilustrasi depannya bergambar seorang nenek tua seperti penyihir yang sedang mendongeng.

Cerita ‘Mother Goose’ di Inggris

Pada tahun 1729 cerita Perrault dipublikasi di Perancis dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Robert Samber dan kemudian dicetak. Cerita ‘Mother Goose’ adalah kata yang digunakan untuk mendeskripsikan buku tersebut. Pada tahun 1744, John Newberry yang merupakan penerbit dan penjual buku menerbitkan karya buku anak-anak pertamanya yang berjudul ‘The Little Pretty Pocket Book’ dan dia mendedikasikan buku ini pada para penjaga, orang tua dan perawat yang berada di Inggris dan Irlandia. Buku tersebut laku keras dan membuka peluang untuk pasar baru di mana buku anak-anak dan sajak berirama menjadi salah satu bagian penting dalam kebudayaan masyarakat. Tahun-tahun berikutnya Newberry menerbitkan karya suksesnya yang berjudul “Little Goody Two Shoes”. Menjelang ajal kematiannya pada tahun 1780, Thomas Carnan, pengganti John Newberry menjadi pemilik baru dari Newbery Publishing House. Kemudian, Thomas Carnan menggunakan istilah “Mother Goose’s Melody” – atau sonet untuk ruang model London.

Cerita ‘Mother Goose’ di Amerika

Pada tahun 1787, Isaiah Thomas menerbitkan edisi Amerika pertama dari “Mother Goose’s Melody” atau sonet yang di dalamnya terdapat judul seperti Jack & Jill dan juga Little Tommy Tucker, beserta 50 sajak berirama lainnya. Seiring berjalannya waktu, editor telah memeperluas cakupan koleksi Thomas. Pada kenyataannya, cerita rakyat masa lalu dan sajak berirama berasal dari Eropa yang menjadi koleksi berkesinambungan yang jumlahnya mencapai 700 sajak berirama, cerita dan teka-teki.


Tinggalkan Pesan